Hai reader and blogger
ini ada Beasiswa sebesar Rp 12.000.000,00 + ikatan dinas dari PT. Thiess Contractors Indonesia.
bagi yg belum tau PT TCI itu apa, bisa Klik disini
TCI itu perusahaan kontraktor (konstruksi,pertambangan, mekanikal dan elektrikal), anak perusahaan dari Australia.
Undergraduate Scholarships from PT Thiess Contractors Indonesia
Through TCI Undergraduate Program, PT Thiess Contractors Indonesia is offering selected university students, an opportunity to receive scholarship and to build a professional career together with PT Thiess Contractors Indonesia.
What Does It Take?
To apply for PT Thiess Contractors Indonesia Undergraduate Program, the following qualifications should be fulfilled:
1. A current undergraduate student who will be in their 6th semester in 2013 from (but not limited to) the following discipline:
- Accounting
- Civil Engineering
- Electrical Engineering
- Environmental Engineering
- Finance
- Geodetic Engineering
- Geology Engineering
- Law
- Industrial Engineering
- Information Technology
- Management
- Mechanical Engineering
- Mining Engineering
- Occupational Health and Safety
- Psychology
2. Minimum GPA is 2.80 out of 4.00
3. Not currently receiving scholarships from any other institution or organization after being selected as TCI Undergraduate
How to Apply?
1. Complete the Undergraduate Application Form (available at the Student Council or download it) and attach the following documents:
- Latest 4×6 photograph attached to the Undergraduate Application Form
- Curriculum Vitae
- A certified copy of the latest academic transcript
- The latest tuition receipt
- A letter stating that you will not receive a scholarship from any other institution or organization after being selected as TCI Undergraduate (sealed)
- A letter stating that you are willing to follow orientation program during school holiday after being selected as TCI Undergraduate (sealed)
- Three essays in English with minimum 500 words per essay and printed on A4 paper, using size 10 Times New Roman font. The three topics are:
Why do you choose your current major?
What is your favourite subject that is relevant to TCI and how can you apply that to TCI?
Why do you deserve a scholarship from TCI?
SKCK Certificate from Police (if you don’t have it when you submit the documents, please bring it during the interview session).
2. You can submit your application and its supporting documents at the latest Saturday, 30 March 2013 to graduateprogram@thiess.co.id
3. The successful candidates will be invited to the recruitment process on April 2013 and the scholarship will be given on the 7th semester.
What Do We Offer?
- Students who pass the selection process will receive:
- Scholarship for maximum 2 semesters of IDR 6,000,000 per semester
- Opportunity to join Graduate Development Program for 18 months and 2 years of services at PT Thiess Contractors Indonesia after graduating from the university
Once you join PT Thiess Contractors Indonesia as a Graduate, you will get the opportunity to follow the other development programs available*):
- Management Development Program
- Secondment / temporary assignment to Thiess Australia
- External study (distance study) opportunity, for example:
- Maintenance Management from Central Queensland University
- Supply Chain Management from University of Southern Queensland
- Education assistance to pursue higher level of education
Saturday, March 16, 2013
Monday, March 11, 2013
Analisa Ekonomi Untuk Pengambilan Keputusan
Dalam sistem produksi, fungsi dan peran yang harus dijalankan oleh manajer adalah mengambil keputusan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan alternatif-alternatif tindakan yang harus dilaksanakan oleh proses produksi.
Beberapa faktor yang ada dalam kondisi riil nya cenderung untuk menambahkan derajat kesulitan dan kompleksitas dari keputusan yang harus diambil, seperti :
*Faktor ketidakpastian mengenai kondisi yang akan datang
*Kebutuhan untuk memperhatikan berbagai macam kriteria yang harus dipenuhi seperti kuantitas, kualitas, costs, dan sebagainya
*Tekanan-tekanan yang berkaitan dengan kecepatan waktu pengambilan keputusan
*Adanya konflik-konflik yang terjadi dan yang timbul akibat keaneka-ragaman pendapat atau pandangan dari berbagai pihak yang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan tersebut.


Suatu rancangan pekerjaan akan dievaluasi berdasarkan efisiensi teknik (fisik) maupun efisiensi ekonomis.

*Nilai efisiensi fisik semakin mendekati 100% atau 1 menunjukkan bahwa proses transformasi fisik akan semakin efisien.
*Nilai efisiensi ekonomis diharapkan > 100% agar bisa dinyatakan bahwa proses transformasi inpu-output telah berlangsung sukses secara ekonomis.
*Adanya nilai penghargaan (worth) yang lebih besar dibandingkan dengan nilai biaya (cost) akan memberikan indikasi bahwa proses produksi /transformasi telah memberikan nilai tambah baik fungsional maupun ekonomis dari output produksi yang dihasilkan

*Agar bisa melaksanakan analisa dan evaluasi alternatif-alternatif yang berkaitan dengan proyek-proyek engineering (produk, jasa, proses ataupun fasilitas kerja), maka diperlukan kemampuan untuk bisa mengidentifikasikan jenis dan macam biaya yang ada.
*Untuk memperjelas biaya-biaya yang harus dikeluarkan dalam kegiatan produksi, berikut dijelaskan beberapa jenis biaya yang umum dijumpai :

Biaya Langsung adalah biaya-biaya yang dapat diidentifikasi secara langsung pada suatu proses tertentu ataupun output tertentu
Contoh :
- biaya bahan baku langsung
- biaya tenaga kerja langsung
- supervisi
- listrik
- overhead lainnya
Biaya tidak langsung adalah biaya-biaya yang tidak dapat di identifikasikan secara langsung pada suatu proses tertentu atau output tertentu.
Contoh :
- biaya lampu penerangan
- AC pada suatu fasilitas
Biaya tetap adalah biaya-biaya operasi suatu fasilitas yang bersifat tetap meskipun volume output operasi tersebut berubah-ubah.
Contoh :
- biaya abonemen telpon
- asuransi
- depresiasi
- pajak kekayaan
- sewa
- penelitian
- iklan
- pelayanan teknik
- gaji eksekutif.


Note :
Biaya tetap jumlahnya selalu sama, maka jika unit yang di produksikan hanya sedikit, akan mengakibatkan biaya tetap rata-rata per-unit menjadi tinggi.
Biaya variabel adalah biaya-biaya operasi suatu fasilitas yang berubah secara linier sesuai dengan volume output operasi tersebut.
Contoh :
- biaya pulsa telpon bulanan
- biaya untuk bahan langsung,
- buruh langsung
- royalti
- pengepakan
- perawatan
- pengawasan langsung

Note :
Setiap terjadi perubahan pada jumlah produksi maka juga akan terjadi pada biaya variabel, keduanya mempunyai hubungan yang signifikan.
Biaya inkrimental adalah tambahan biaya yang akan terjadi bila suatu alternatif yang dipilih berubah volume kegiatannya.
Contoh :
Bila suatu pabrik ingin meningkatkan kapasitasnya dari 1 ton pertahun dengan total biaya Rp. 2.000.000 menjadi 1,5 ton biaya Rp. 2.400.000 maka tambahan biaya (analisis inkremental) dari alternatif tersebut adalah Rp. 0.4 juta. Analisis biaya inkremental banyak digunakan untuk menentukan kebijaksanaan perubahan volume operasi dalam hubungannya dengan keuntungan perusahaan.
*Bila biaya inkremental dihitung untuk perubahan output per unit barang yang diproduksi maka kita menyebutnya sebagai analisis marginal.
*Analisis ini melibatkan biaya marginal dan pendapatan marginal.
*Biaya marginal berhubungan dengan tambahan biaya yang terjadi bila terjadi satu perubahan output, sedangkan pendapatan marginal merupakan tambahan pendapatan yang diperoleh bila terjadi satu perubahan output.
Biaya kesempatan adalah pendapatan (penghematan) biaya yang dikorbankan sebagai akibat kita memilih alternatif tertentu.
*Biaya terpendam (sunk cost) terjadi bila terdapat perbedaan antara nilai buku dari suatu aset (misalnya mesin-mesin bangunan) dengan nilai sebenarnya ketika aset tersebut dijual.
*Perbedaan dimana nilai jual aset sebenarnya lebih rendah dari nilai buku disebut biaya terpendam (sunk cost)


*Harga pokok standar adalah harga pokok yang telah ditentukan sebelum proses produksi dimulai.
*Tujuan ditetapkannya biaya standar adalah untuk :
1. Pengendalian biaya dan bila mungkin menguranginya.
2. Pengukuran efisiensi
3. Penyederhanaan prosedur pembiayaan
4. Penilaian persediaan
5. Penentuan harga jual
Biaya Standar dapat ditentukan / dihitung berdasarkan :
1.Rata – rata biaya yang terjadi pada masa lalu
2.Biaya terendah yang terjadi pada masa lalu
3.Biaya yang berasal dari anggaran pada suatu kondisi operasi normal yang diharapkan akan terjadi
4.Biaya ideal yang terjadi pada efisiensi maksimum
5.Biaya yang dapat dicapai pada keadaan kondisi yang baik.
*Analisis break even point digunakan untk menentukan berapa produk ( dalam rupiah atau unit keluaran) yang harus dihasilkan, agar perusahaan minimal tidak akan menderita kerugian.
*Analisis ini merupakan peralatan yang berguna untuk menjelaskan hubungan antara biaya, pendapatan dan volume penjualan (jumlah produksi), sehingga banyak digunakan dalam menganalisis masalah ekonomi manajerial.
Pendapatan = (Harga barang per-unit) x (kuantitas unit produksi)
= P x Q
Biaya Total = (Biaya tetap) + [(Biaya variabet/unit) x (kuantitas unit
produksi)]
= F + { ( V ) x ( Q ) }
Titik break even merupakan titik dimana pendapatan total sama dengan biaya total (pengeluaran) atau dalam rumusan dapat diperlihatkan sbb :
Pendapatan = Biaya total (pengeluaran)
P . Q = F + (V. Q)
Karena Q, kuantitas produksi atau jumlah produksi merupakan variabel yang dicari, maka :
P . Q = F + ( V. Q)
F = (P - V.) . Q
Maka Q = F / ( P – V )
Dimana :
P = Harga per-unit
Q = Kuantitas yang dihasilkan.
F = biaya tetap total.
V = biaya variabel -per-unit
Gambar berikut menunjukkan laba atau kerugian pada berbagai tingkat volume kegiatan, yang juga menunjukkan hubungan antara biaya – volume – laba (keuntungan)

Harga penjualan produk X adalah Rp 100.000,- per-unit dan biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung sebesar Rp 80,000.,- per-unit dan biaya tetap per-bulan : Rp 20,000.000, - . Berapa titik break even dalam unit keluaran.
Solusi :
F = Rp 20.000.000,-
P = Rp 100.000,-/unit.
V = Rp 80.000,-/unit.
Q = 20,000.000/(100.000 - 80.000)=1000 unit
*Istilah (P - V) disebut kontribusi yaitu jumlah kelebihan atau selisih harga jual per-unit diatas biaya variabel per-unit atau penghasilan total melebihi biaya variabel total.
*Pada contoh soal sebelumnya, produk X memberikan kontribusi sebesar Rp 20.000,-/unit terhadap penutupan biaya tetap sampai titik break even tercapai. Pada saat kuantitas produksi Q di atas 1000 unit, kontribusi Rp 20.000,- akan berupa laba sebelum pajak.
*Hubungan ini dapat digunakan oleh para pengambil keputusan dalam merencanakan kapasitas produk mereka.
*Pengambil keputusan dapat menentukan pengaruh pada Laba dari perubahan-perubahan jumlah produksi yang dihasilkan.
1)Jika ingin mengetahui pada volume berapa laba akan didapatkan sebesar Rp 5,000.000,- , maka cara termudah adalah membagi Rp 5.000.000,- dengan Rp 20.000,-/unit dan mendapatkan 250 unit di atas volume break even atau 1250 unit dalam total, yang harus dihasilkan. Dalam bentuk rumusan, jumiah yang, dihasilkan total adalah :
Q = (F + laba yang diinginkan)/(P - V)
Q = (20.000.000 + 5.000.000)/(100.000 - 80.000) = 1.250 unit
2)Agar lebih realistik biasanya perhitungan memasukan unsur pajak pendapatan, karena semua laba yang dihasilkan penjualan diatas titik break even adalah laba kena pajak. Maka rumusan untuk mencari volume yang dihasilkan sekarang menjadi
Q = {(F + [ laba yang diinginkan) / (1 - tingkat bunga)]}/(P -V)
Jika mengambil data dari contoh soal 2-1, dengan tingkat pajak 40 % , maka jumlah yang harus dihasilkan untuk memperoleh laba Rp 5.000.000, adalah :
Q = {20.000.000 + [ 5,000.000 / (1 - 0,4)]}/(100.000 - 80.000)
Q = (20.000.000 + 8.333.333) / 20.000 = 1,417 unit.
Untuk tujuan perencanaan kapasitas, kita penting mengetahui Rasio Kontribusi atau biasa disebut variasi laba untuk produk individual. Rasio ini mengukur kontribusi relatif produk sebagai prosentasi harga per-unit.
Rasio Kontribusi = (P - V) / P * 100 %
Dengan mengambil data dari contoh soal sebelumnya, maka diperoleh hasil
Rasio Kontribusi = (100.000 - 80.000) / 100.000 * 100 % = 20 %
*Rasio kontribusi yang rendah mengakibatkan tingginya biaya bahan mentah dan tenaga kerja retatif dibanding harga yang ditetapkan. Perubahan dalam volume total tidak akan berpengaruh banyak pada laba atau rugi biaya biaya-biaya variabel relatif tinggi dibanding harga jual.
*Sebaliknya biaya biaya tetap merupakan bagian lebih besar dari biaya total maka rasio-rasio kontribusi produk-produk individual akan tebih besar, dan perubahan volume memberikan pengaruh cukup besar pada laba dan rugi.
*Perkiraan tingkah laku biaya total dan pendapatan total dapat dipercaya dan linier sepanjang tingkat kegiatan yang relevan.
*Semua biaya dapat dibagi menjadi komponen biaya tetap dan biaya berubah
*Biaya tetap tidak berubah sepanjang tingkat kegiatan yang relevan
*Biaya berubah total berbanding langsung dengan volume kegiatan
*Harga jual tidak berubah
*Harga faktor – faktor produksi tidak berubah
*Efisiensi dan produktivitas tidak berubah
*Pendapatan dan biaya dapat saling diperbandingkan atas dasar variabel pembanding tunggal (misalnya nilai rupiahnya atau jumlah unit yang diproduksi)
*Berdasarkan asumsi diatas, maka yang mempengaruhi biaya hanya faktor volume kegiatan
*Perubahan tingkat persediaan pada awal dan akhir kegiatan (produksi) diabaikan.
*Adalah suatu teknik untuk menganalisa pengaruh suatu variabel atau parameter terhadap suatu kesimpulan atau keputusan semula.
*Digunakan untuk mengatasi ketidakpastian dari kejadian-kejadian dimasa yang akan datang.
*Pengaruh Perubahan Biaya Produksi Titik pulang pokok produksi dapat berubah karena perubahan pada komponen biaya berubah.
*Pengaruh Perubahan Biaya Tetap
*Biaya tetap dapat berubah dari tahun ke tahun (akan mempengaruhi ketiga determinan laba, yaitu pendapatan, biaya berubah dan biaya tetap)
*Biaya tetap umumnya hanya konstan dalam tingkat-tingkat aktivitas tertentu dan dalam periode waktu yang tertentu pula.
*Pengaruh Perubahan Harga Jual Perubahan harga jual dapat mengubah titik pulang pokok semula.
Mohon sekian dahulu....terima kasih
follow me @fadhlifarsa
Beberapa faktor yang ada dalam kondisi riil nya cenderung untuk menambahkan derajat kesulitan dan kompleksitas dari keputusan yang harus diambil, seperti :
*Faktor ketidakpastian mengenai kondisi yang akan datang
*Kebutuhan untuk memperhatikan berbagai macam kriteria yang harus dipenuhi seperti kuantitas, kualitas, costs, dan sebagainya
*Tekanan-tekanan yang berkaitan dengan kecepatan waktu pengambilan keputusan
*Adanya konflik-konflik yang terjadi dan yang timbul akibat keaneka-ragaman pendapat atau pandangan dari berbagai pihak yang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan tersebut.


Suatu rancangan pekerjaan akan dievaluasi berdasarkan efisiensi teknik (fisik) maupun efisiensi ekonomis.

*Nilai efisiensi fisik semakin mendekati 100% atau 1 menunjukkan bahwa proses transformasi fisik akan semakin efisien.
*Nilai efisiensi ekonomis diharapkan > 100% agar bisa dinyatakan bahwa proses transformasi inpu-output telah berlangsung sukses secara ekonomis.
*Adanya nilai penghargaan (worth) yang lebih besar dibandingkan dengan nilai biaya (cost) akan memberikan indikasi bahwa proses produksi /transformasi telah memberikan nilai tambah baik fungsional maupun ekonomis dari output produksi yang dihasilkan

KLASIFIKASI DAN STRUKTUR BIAYA
*Agar bisa melaksanakan analisa dan evaluasi alternatif-alternatif yang berkaitan dengan proyek-proyek engineering (produk, jasa, proses ataupun fasilitas kerja), maka diperlukan kemampuan untuk bisa mengidentifikasikan jenis dan macam biaya yang ada.
*Untuk memperjelas biaya-biaya yang harus dikeluarkan dalam kegiatan produksi, berikut dijelaskan beberapa jenis biaya yang umum dijumpai :

BIAYA LANGSUNG
Biaya Langsung adalah biaya-biaya yang dapat diidentifikasi secara langsung pada suatu proses tertentu ataupun output tertentu
Contoh :
- biaya bahan baku langsung
- biaya tenaga kerja langsung
- supervisi
- listrik
- overhead lainnya
BIAYA TIDAK LANGSUNG
Biaya tidak langsung adalah biaya-biaya yang tidak dapat di identifikasikan secara langsung pada suatu proses tertentu atau output tertentu.
Contoh :
- biaya lampu penerangan
- AC pada suatu fasilitas
BIAYA TETAP
Biaya tetap adalah biaya-biaya operasi suatu fasilitas yang bersifat tetap meskipun volume output operasi tersebut berubah-ubah.
Contoh :
- biaya abonemen telpon
- asuransi
- depresiasi
- pajak kekayaan
- sewa
- penelitian
- iklan
- pelayanan teknik
- gaji eksekutif.
GRAFIK BIAYA TETAP


Note :
Biaya tetap jumlahnya selalu sama, maka jika unit yang di produksikan hanya sedikit, akan mengakibatkan biaya tetap rata-rata per-unit menjadi tinggi.
BIAYA VARIABEL
Biaya variabel adalah biaya-biaya operasi suatu fasilitas yang berubah secara linier sesuai dengan volume output operasi tersebut.
Contoh :
- biaya pulsa telpon bulanan
- biaya untuk bahan langsung,
- buruh langsung
- royalti
- pengepakan
- perawatan
- pengawasan langsung
GRAFIK BIAYA VARIABEL

Note :
Setiap terjadi perubahan pada jumlah produksi maka juga akan terjadi pada biaya variabel, keduanya mempunyai hubungan yang signifikan.
BIAYA INKREMENTAL
Biaya inkrimental adalah tambahan biaya yang akan terjadi bila suatu alternatif yang dipilih berubah volume kegiatannya.
Contoh :
Bila suatu pabrik ingin meningkatkan kapasitasnya dari 1 ton pertahun dengan total biaya Rp. 2.000.000 menjadi 1,5 ton biaya Rp. 2.400.000 maka tambahan biaya (analisis inkremental) dari alternatif tersebut adalah Rp. 0.4 juta. Analisis biaya inkremental banyak digunakan untuk menentukan kebijaksanaan perubahan volume operasi dalam hubungannya dengan keuntungan perusahaan.
BIAYA MARGINAL
*Bila biaya inkremental dihitung untuk perubahan output per unit barang yang diproduksi maka kita menyebutnya sebagai analisis marginal.
*Analisis ini melibatkan biaya marginal dan pendapatan marginal.
*Biaya marginal berhubungan dengan tambahan biaya yang terjadi bila terjadi satu perubahan output, sedangkan pendapatan marginal merupakan tambahan pendapatan yang diperoleh bila terjadi satu perubahan output.
BIAYA KESEMPATAN (OPPORTUNITY COST)
Biaya kesempatan adalah pendapatan (penghematan) biaya yang dikorbankan sebagai akibat kita memilih alternatif tertentu.
BIAYA TERPENDAM (SUNK COST)
*Biaya terpendam (sunk cost) terjadi bila terdapat perbedaan antara nilai buku dari suatu aset (misalnya mesin-mesin bangunan) dengan nilai sebenarnya ketika aset tersebut dijual.
*Perbedaan dimana nilai jual aset sebenarnya lebih rendah dari nilai buku disebut biaya terpendam (sunk cost)
AKUMULASI BIAYA PEMBUATAN PRODUK

Cara Penentuan Besar Biaya Pembuatan Produk

HARGA POKOK STANDAR
*Harga pokok standar adalah harga pokok yang telah ditentukan sebelum proses produksi dimulai.
*Tujuan ditetapkannya biaya standar adalah untuk :
1. Pengendalian biaya dan bila mungkin menguranginya.
2. Pengukuran efisiensi
3. Penyederhanaan prosedur pembiayaan
4. Penilaian persediaan
5. Penentuan harga jual
Cara Penentuan Biaya Standar
Biaya Standar dapat ditentukan / dihitung berdasarkan :
1.Rata – rata biaya yang terjadi pada masa lalu
2.Biaya terendah yang terjadi pada masa lalu
3.Biaya yang berasal dari anggaran pada suatu kondisi operasi normal yang diharapkan akan terjadi
4.Biaya ideal yang terjadi pada efisiensi maksimum
5.Biaya yang dapat dicapai pada keadaan kondisi yang baik.
Analisis Break-Even Point
*Analisis break even point digunakan untk menentukan berapa produk ( dalam rupiah atau unit keluaran) yang harus dihasilkan, agar perusahaan minimal tidak akan menderita kerugian.
*Analisis ini merupakan peralatan yang berguna untuk menjelaskan hubungan antara biaya, pendapatan dan volume penjualan (jumlah produksi), sehingga banyak digunakan dalam menganalisis masalah ekonomi manajerial.
Pendapatan = (Harga barang per-unit) x (kuantitas unit produksi)
= P x Q
Biaya Total = (Biaya tetap) + [(Biaya variabet/unit) x (kuantitas unit
produksi)]
= F + { ( V ) x ( Q ) }
Titik break even merupakan titik dimana pendapatan total sama dengan biaya total (pengeluaran) atau dalam rumusan dapat diperlihatkan sbb :
Pendapatan = Biaya total (pengeluaran)
P . Q = F + (V. Q)
Karena Q, kuantitas produksi atau jumlah produksi merupakan variabel yang dicari, maka :
P . Q = F + ( V. Q)
F = (P - V.) . Q
Maka Q = F / ( P – V )
Dimana :
P = Harga per-unit
Q = Kuantitas yang dihasilkan.
F = biaya tetap total.
V = biaya variabel -per-unit
Gambar berikut menunjukkan laba atau kerugian pada berbagai tingkat volume kegiatan, yang juga menunjukkan hubungan antara biaya – volume – laba (keuntungan)

Contoh soal
Harga penjualan produk X adalah Rp 100.000,- per-unit dan biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung sebesar Rp 80,000.,- per-unit dan biaya tetap per-bulan : Rp 20,000.000, - . Berapa titik break even dalam unit keluaran.
Solusi :
F = Rp 20.000.000,-
P = Rp 100.000,-/unit.
V = Rp 80.000,-/unit.
Q = 20,000.000/(100.000 - 80.000)=1000 unit
Kontribusi Laba
*Istilah (P - V) disebut kontribusi yaitu jumlah kelebihan atau selisih harga jual per-unit diatas biaya variabel per-unit atau penghasilan total melebihi biaya variabel total.
*Pada contoh soal sebelumnya, produk X memberikan kontribusi sebesar Rp 20.000,-/unit terhadap penutupan biaya tetap sampai titik break even tercapai. Pada saat kuantitas produksi Q di atas 1000 unit, kontribusi Rp 20.000,- akan berupa laba sebelum pajak.
*Hubungan ini dapat digunakan oleh para pengambil keputusan dalam merencanakan kapasitas produk mereka.
*Pengambil keputusan dapat menentukan pengaruh pada Laba dari perubahan-perubahan jumlah produksi yang dihasilkan.
1)Jika ingin mengetahui pada volume berapa laba akan didapatkan sebesar Rp 5,000.000,- , maka cara termudah adalah membagi Rp 5.000.000,- dengan Rp 20.000,-/unit dan mendapatkan 250 unit di atas volume break even atau 1250 unit dalam total, yang harus dihasilkan. Dalam bentuk rumusan, jumiah yang, dihasilkan total adalah :
Q = (F + laba yang diinginkan)/(P - V)
Q = (20.000.000 + 5.000.000)/(100.000 - 80.000) = 1.250 unit
2)Agar lebih realistik biasanya perhitungan memasukan unsur pajak pendapatan, karena semua laba yang dihasilkan penjualan diatas titik break even adalah laba kena pajak. Maka rumusan untuk mencari volume yang dihasilkan sekarang menjadi
Q = {(F + [ laba yang diinginkan) / (1 - tingkat bunga)]}/(P -V)
Jika mengambil data dari contoh soal 2-1, dengan tingkat pajak 40 % , maka jumlah yang harus dihasilkan untuk memperoleh laba Rp 5.000.000, adalah :
Q = {20.000.000 + [ 5,000.000 / (1 - 0,4)]}/(100.000 - 80.000)
Q = (20.000.000 + 8.333.333) / 20.000 = 1,417 unit.
Rasio Kontribusi Laba
Untuk tujuan perencanaan kapasitas, kita penting mengetahui Rasio Kontribusi atau biasa disebut variasi laba untuk produk individual. Rasio ini mengukur kontribusi relatif produk sebagai prosentasi harga per-unit.
Rasio Kontribusi = (P - V) / P * 100 %
Dengan mengambil data dari contoh soal sebelumnya, maka diperoleh hasil
Rasio Kontribusi = (100.000 - 80.000) / 100.000 * 100 % = 20 %
*Rasio kontribusi yang rendah mengakibatkan tingginya biaya bahan mentah dan tenaga kerja retatif dibanding harga yang ditetapkan. Perubahan dalam volume total tidak akan berpengaruh banyak pada laba atau rugi biaya biaya-biaya variabel relatif tinggi dibanding harga jual.
*Sebaliknya biaya biaya tetap merupakan bagian lebih besar dari biaya total maka rasio-rasio kontribusi produk-produk individual akan tebih besar, dan perubahan volume memberikan pengaruh cukup besar pada laba dan rugi.
BATASAN – BATASAN ASUMSI
*Perkiraan tingkah laku biaya total dan pendapatan total dapat dipercaya dan linier sepanjang tingkat kegiatan yang relevan.
*Semua biaya dapat dibagi menjadi komponen biaya tetap dan biaya berubah
*Biaya tetap tidak berubah sepanjang tingkat kegiatan yang relevan
*Biaya berubah total berbanding langsung dengan volume kegiatan
*Harga jual tidak berubah
*Harga faktor – faktor produksi tidak berubah
*Efisiensi dan produktivitas tidak berubah
*Pendapatan dan biaya dapat saling diperbandingkan atas dasar variabel pembanding tunggal (misalnya nilai rupiahnya atau jumlah unit yang diproduksi)
*Berdasarkan asumsi diatas, maka yang mempengaruhi biaya hanya faktor volume kegiatan
*Perubahan tingkat persediaan pada awal dan akhir kegiatan (produksi) diabaikan.
ANALISIS KEPEKAAN
*Adalah suatu teknik untuk menganalisa pengaruh suatu variabel atau parameter terhadap suatu kesimpulan atau keputusan semula.
*Digunakan untuk mengatasi ketidakpastian dari kejadian-kejadian dimasa yang akan datang.
*Pengaruh Perubahan Biaya Produksi Titik pulang pokok produksi dapat berubah karena perubahan pada komponen biaya berubah.
*Pengaruh Perubahan Biaya Tetap
*Biaya tetap dapat berubah dari tahun ke tahun (akan mempengaruhi ketiga determinan laba, yaitu pendapatan, biaya berubah dan biaya tetap)
*Biaya tetap umumnya hanya konstan dalam tingkat-tingkat aktivitas tertentu dan dalam periode waktu yang tertentu pula.
*Pengaruh Perubahan Harga Jual Perubahan harga jual dapat mengubah titik pulang pokok semula.
Mohon sekian dahulu....terima kasih
follow me @fadhlifarsa
Saturday, March 2, 2013
Stop Motion Video
Hai blogger,kali ini saya ingin berbagi sesuatu,yaitu tentang
Apa itu stop motion video??
itu adalah kumpulan dari beberapa foto yang dikumpulkan sehingga seolah olah membuat sebuah video dari sebuah gambar,hal ini terinspirasi dari awal membuat sebuah film yang berawal dari beberapa kumpulan gambar yang saat gambar dikumpulkan dan digerakan per halaman seolah olah gambar tersebut bergerak.
Ini ada salah satu contoh dari temen ane yang sudah buat
biasanya video kayak ginian dibuat bagi yang udah couple gan,dan semoga terinspirasi bagi yang sudah ada pasangan dan bagi jomblower bisa juga tuh untuk inspirasi yang lain.
Salam share guys @fadhlifarsa
Stop Motion Video
Apa itu stop motion video??
itu adalah kumpulan dari beberapa foto yang dikumpulkan sehingga seolah olah membuat sebuah video dari sebuah gambar,hal ini terinspirasi dari awal membuat sebuah film yang berawal dari beberapa kumpulan gambar yang saat gambar dikumpulkan dan digerakan per halaman seolah olah gambar tersebut bergerak.
Ini ada salah satu contoh dari temen ane yang sudah buat
biasanya video kayak ginian dibuat bagi yang udah couple gan,dan semoga terinspirasi bagi yang sudah ada pasangan dan bagi jomblower bisa juga tuh untuk inspirasi yang lain.
Salam share guys @fadhlifarsa
Monday, February 18, 2013
The Heroes of Three Kingdoms
Game android satu ini memiliki fitur yang lumayan bagus dengan gameplay yang cukup menarik.Disini kita diminta untuk menyelesaikan misi dari tiap-tiap boss.Pada game ini kita dapat meng-upgrade status dan membeli item dari store,bukan hanya itu saja game ini memiliki mini-game yang cukup menarik di beberapa stage nya.Ini gameplay bisa diliat dibawah ini
Gameplay saat sedang di story mode
Mini-game
Bagi yang ingin game ini,silahkan download free dibawah ini
Thursday, February 14, 2013
Dapatkan tiket ke Jepang gratis

KokoroNoTomo TV hadir untuk menemani anda setiap hari minggu pagi jam 9.05 di Metro TV.
Anda akan diajak untuk mengunjungi tempat tempat menarik untuk melihat kehidupan di Jepang, kisah kisah sukses orang Indonesia yang merantau di Jepang dan juga hubungan sehati antara Jepang & Indonesia. Liat KokoroNoTomo Trailer
Untuk Merayakan penanyangan Session Perdana Kokoronotomo di MetroTV, Kokoronotomo Akan Membagi bagikan banyak Hadiah, antara lain:
Grand Prize: 16 Tiket Jakarta-Tokyo PP dan Hotel Selama 3 Hari. KokoronoToMo bekerja sama dengan FollowMeJapan akan membagikan 2 Tiket Jalan Jalan ke Jepang setiap minggunya untuk kami terbangkan ke Jepang! Jadi pemirsa nantinya bukan hanya bisa belajar, terinspirasi, dan terhibur dengan Kokoronotomo tapi juga dapat Ikut kami Pergi Ke Jepang!
Hadiah Lainnya: Kami juga akan membagi bagikan Fukuburo atau "Tas Keberuntungan" dimana kami akan membagikan berbagai merchendise KokoroNoTomo, Hadiah2 Menarik dari Jepang, Yukata, Kimono, dan masih banyak lagi.
Tata Cara Ikutan Kontes Gratis Ke Jepang Bersama KokoroNoTomo:
1. Isi Formulir dibawah
2. Harap Menggunakan Nomer Handphone Kamu Yang Aktif karena Kamu bisa Jadi salah satu orang beruntung yang akan kami ajak untuk pergi ke Jepang bersama kami!
3. Kamu juga wajib Nonton Kokoronotomo Setiap Hari Minggu di Metro TV Jam 9.05 Pagi, karena setelah di undi kami juga akan menelpon anda untuk Ikut Kuis Telpon KokoroNoTomo! Jawaban Quiznya bisa anda temuin dengan Hanya Nonton Episode KokoroNoTomo dan cuman yang bisa Menjawab pertanyaan seputar TV Show yang bisa menangin hadiah Jalan Jalan Gratis Ke Jepang bersama KokoroNoTomo dan "Fukuburo" nya.
4. Temukan Langkah Selanjutnya setelah mengisi formulir dibawah.
http://bit.ly/XUiU8r
Wednesday, February 6, 2013
Chance to be better
Setiap kegiatan ataupun seseorang membutuhkan sebuah kesempatan untuk menyalurkan bakat,ide dan lain sebagainya.Tanpa di sadari banyak sekali hal yang tidak memberikan seserang untuk melakukan hal yang lebih,padahal dengan adanya kesempatan yang diberi orang dapat berkembang dibandingkan orang yang tidak pernah diberi.
Pernah kah kalian merasakan menjadi salah satu Looser di antara The Winner ?? Apa yang anda rasakan ?? Pastinya anda merasa seperti tidak ada guna berada disana.Hanya menjadi pajangan belaka,rasa sakit hati,kesal,padahal ada perasaan ingin maju,ingin mengembangkan diri.Dibalik kesuksesan yang anda raih saat bersama mereka,seolah-olah tak ada kontribusi,hanya ikut sukses tanpa dikenal siapa anda.
Anda selalu berusaha kalau anda tidak pernah diberi kesempatan mau disalurkan kemana hal itu ?? Anda pintar dalam belajar,tapi anda tidak pernah ditunjuk untuk mewakili dalam perlombaan,anda selalu latihan tetapi anda tidak pernah dipakai dalam pertandingan.
Coba anda bandingkan,seseorang yang tidak bisa apa-apa,tetapi diberi kesempatan akan lebih maju dibandingkan orang yang berusaha tetapi tanpa diberi satupun kesempatan.
Jangan sedih kawan,let's make a chance
kembangkan dirimu...
cari kesempatan...
dan jadilah apa yang kau mau...
Pernah kah kalian merasakan menjadi salah satu Looser di antara The Winner ?? Apa yang anda rasakan ?? Pastinya anda merasa seperti tidak ada guna berada disana.Hanya menjadi pajangan belaka,rasa sakit hati,kesal,padahal ada perasaan ingin maju,ingin mengembangkan diri.Dibalik kesuksesan yang anda raih saat bersama mereka,seolah-olah tak ada kontribusi,hanya ikut sukses tanpa dikenal siapa anda.
Anda selalu berusaha kalau anda tidak pernah diberi kesempatan mau disalurkan kemana hal itu ?? Anda pintar dalam belajar,tapi anda tidak pernah ditunjuk untuk mewakili dalam perlombaan,anda selalu latihan tetapi anda tidak pernah dipakai dalam pertandingan.
Coba anda bandingkan,seseorang yang tidak bisa apa-apa,tetapi diberi kesempatan akan lebih maju dibandingkan orang yang berusaha tetapi tanpa diberi satupun kesempatan.
Jangan sedih kawan,let's make a chance
kembangkan dirimu...
cari kesempatan...
dan jadilah apa yang kau mau...
Sunday, February 3, 2013
Optical Illusions and IQ Tests
A method for measuring the power of your thinking through images displayed as a tree. If you’re curious how carefully and genius you read it, please try it yourself …..
Try to find how many pictures of faces?
If you find:
0-5 face: you idiot!
6-7 face: you fool!
8-9 face: you normal!
10-11 face: you are smart
12-13 face: you are genius!
Source http://eyetestgame.com/optical-illusions-and-iq-tests/
Subscribe to:
Posts (Atom)




